Posts Tagged Keluarga

TAMPAK BAHAGIA

“Yang tampak Bahagia sebenarnya sedang menutupi penderitaan. Yang tampak menderita sebenarnya sedang merajut kebahagiaan.(iki karanganku dhewe ojo mbok hayati & amalkan)”

Seperti itulah kalimat yang ditulis kawanku. Entah dia mengutip atau memang hasil pemikirannya sendiri aku tak tahu. Yang pasti kalimat itu sangat menarik dan telah mengusikku. Membuatku bertanya apakah Aku sudah bahagia? sebahagia orang lainnya seperti yang tampak oleh penglihatan dan dugaanku?

Setiap orang tentu mempunyai ukuran tersendiri mengenai kebahagian untuk dirinya sendiri. Karena yang nampak belum tentu seperti adanya.

Jika demikian lalu mengapa Aku harus malu terlihat menderita jika Sebenarnya Aku sedang merajut kebahagiaan versi diriku sendiri?

Kawanku, bolehkah besok siang kubelikan secangkir kopi untukmu?. Karena menurutku, engkau selalu tampak bahagia didepanku.

,

Tinggalkan komentar